Friday, 25 November 2011

Semua patut disyukuri

Semua patut disyukuri/www.pondokrenungan.com

Berat mata ini terbuka
Pagi ini
Cerahnya hari menyilaukan
Banyak hal...ingin kukerjakan sekaligus
Tadi malam
Namun apa yang terjadi dalam lelap
Niat hati tinggalah mimpi

Sekarang harus kukejar hari
Sebagai pengganti yang telah lalu
Tangan berganti kaki
Dengan penuh kesungguhan
Ingin kugandakan pikiran ini
Menjadi lebih dari yang kupunya
Yang pasti
Semua patut disyukuri
Karena masih punya hari
Untuk merangkai dan mengukir mimpi
Memberikan sebuah arti



Unik D.L
Email: unikdl@gmail.com

Thursday, 24 November 2011

Untaian kata @Syair_Pagi Tweet

♠@unikdl: Semerbak harum melati di taman,
terbawa semilir pagi.
Dalam ayunan kulihat,
ngarai hijau membentang,
teduhkan hati.
(Dec 16, 6:12 PM via Mobile Web)

♠ @unikdl: Selamat pagi.
Kubisikkan lembut ditelingamu,
oh bayi manisku.
Lelap nian tidurmu,
hingga pagi pun tak mampu mengusikmu.
(Nov 23,7:09a)

Untaian kata November 2011 @KaryaCinta Tweet

♥ @unikdl ~ Suara dengarkanlah aku,
sampaikan padanya bahwa aku akan menunggu,
hingga bunyi kereta berhenti di teras kota ini.
(Nov 30, 6:24 AM via Twitter for BlackBerry®)


♥@unikdl ~ Pada suatu ketika anak ayam bertanya pada induknya,
adakah madu untuk melepas rasa ini, mama?
(Nov 29, 10:27 PM via Twitter for BlackBerry®)


♥@unikdl ~ Aku ingin menyapamu dengan senyuman wahai bunga-bunga tulip,
bukalah hatimu untuk sebuah hati yang penuh cinta.
(Nov 29, 7:17 PM via Twitter for BlackBerry®)

♥@unikdl ~ Ingin aku mendengar gelegar suaramu membangunkanku dari tidur yang panjang,
memberi inspirasi dalam riaknya gelombang.
(Nov 28, 8:10 PM via Twitter for BlackBerry®)


♥@unikdl ~ Malam telah larut,
aku semakin tersudut diantara bebatuan terjal di kaki bukit,
akankah kabut kembali menghangatkanku?
(Nov 28, 7:09 AM via Twitter for BlackBerry®)

♥@unikdl ~ Aku diukir diatas permadani berwarnakan jingga sebagai tanda cinta,
bertuliskan kata-kata dengan tinta keemasan diatas tahta.
(Nov 28, 6:45 AM viaT witter for BlackBerry®)


♥@unikdl ~ Selamat datang pagi,
telah kau hapuskan mimpi-mimpi,
jadikan nyata di hari yang sejuk ini.
(Nov 27, 10:54 PM via web)


♥@unikdl ~ Terlihat begitu tegar dan kuat,
seakan tidak tersentuh panas terik dan hujan,
meskipun dibalik itu ada tangis tanpa air mata.
(Nov 27, 8:05 AM via Twitter for iPad)


♥@unikdl ~ Tidak akan kubiarkan air matamu membasahi pipi,
katakan apa yang bisa aku lakukan,
oh malaikat kecilku.
(Nov 27, 7:55 AM via Twitter for iPad)


♥@unikdl ~ Saat kudengar suara teduhmu,
setitik air mata meluncur,
aku kira sudah tidak ada lagi.
(Nov 26, 10:57 PM via web)


♥@unikdl ~ Seberkas cahaya jatuh dari langit,
berpendar indah dimatamu,
terpana aku melihat sapaan hangatmu kawan.
(Nov 25, 10:45 PM via web)

♥@unikdl ~ Sambutlah salamku hai matahariku,
menarilah dalam bayang-bayang malam,
tersenyumlah bersama bintang-bintang.
(Nov 25, 7:05 AM via web)


♥@unikdl ~ Dag dig dug hatiku menekan nomormu,
aku tepiskan rasa ragu,
berharap syahdu suaramu sebagai pengobat rindu.
(Nov 25, 5:27 AM via web)


♥ @unikdl ~ Syair lagu cinta didendangkan ribuan malaikat,
menyambut hadirnya anak manusia,
siapakah dia yang minum anggur yang sama?
(Nov 24, 7:50 AM via Twitter for iPad)


♥ @unikdl ~ Berhenti aku menantimu,
kuteriakkan suara sumbangku,
berharap agar matamu tidak berkedip menjadi hijau untuk menghindariku.
(Nov 24, 12:25 AM via UberSocial for BlackBerry)


♥ @unikdl ~ Tatap matamu syahdu,
menyiratkan kelembutan.
Biarkan bunga-bunga mekar di taman,
mekar dan bersemi memberi keindahan.
(Nov 24,7:03a)


♥ @unikdl ~ Suara gemericik air pagi,
tanda kehidupan mulai beranjak,
kusentuh sejukmu dengan senyuman,
selamat datang harapan.
(Nov 22, 11:05 PM via web)


♥ @unikdl ~ Sekejap kupikir kau adalah gelora jiwaku,
bukan sekedar angin surga untukku,
juga bukan sebagai boneka salju mainanku.
(Nov 22, 4:34p)

Sunday, 20 November 2011

Selamat datang di surga

Selamat datang di surga/http://pondokrenungan.com

Seorang pengembara berteduh di bawah pohon
menghindari dari terik matahari
tiupan semilir angin membelainya
membuat rasa kantuk melanda
sesaat dalam mimpinya
bertemu malaikat membawa lilin
berjalan ke sebuah ruangan
ada perayaan besar disana
perayaan apakah itu?

tiba-tiba suara drum dan terompet bergema
setiap orang menari dan bernyanyi
seperti menyambut tamu
manakah tamunya?
semua yang ada di sana bersukacita
membuat penasaran

Tak terasa badan semakin ringan
berjalan mendekati dan semakin mendekati
bergabung dalam ruangan
seperti ada yang menarik ke perayaan
membuat tak tertahankan untuk bergoyang
tiada pikiran
tiada rasa
semua tampak di atas awan
tidak terjangkau oleh hujan
tidak tersentuh oleh embun
gelombang tak berujung
dalam sebuah nyanyian yang merdu
terdengar suara berulang-ulang
mendengar namanya disebut
ya ... benar...
namanya disebut beberapa kali
mereka berkata "selamat datang di surga"
tugasmu sudah selesai
beristirahatlah dalam damai


Tanggal: 21/11/2011
Unik D.L.
Email: unikdl@gmail.com

Monday, 14 November 2011

Kubah diatas kolam

Kubah diatas kolam/http://pondokrenungan.com/isi.php?tipe=Puisi&table=issi&id=1294

Awan berarak
Hitam pekat bersatu
Semakin merata

Perlahan kubaringkan badan
Diatas air yang dangkal
Kubuka, kututup, dan kubuka kembali
Mata seakan terpaku
Pada sebuah kubah di langit

Awan bergandengan
Seakan mengejek
Atau memamerkan busananya

Kubah seakan mau runtuh
Menghilangkan semua yang ada
Menghentikan nafas
Menindih semua makhluk
Seakan ngeri
Tapi tak juga ingin beranjak
Ataupun berlari

Tak terasa
Orang-orang di sekeliling telah pergi
Meninggalkan jejak kaki
Di sekeliling kolam ini

Dingin...
Semilir angin...
Menyapu dedaunan
Menusuk tulang
Mengingatkanku akan kelam
Yang sebentar lagi menghantam

Kuberharap
Rintik hujan segera datang
Menghilangkan jejak
Kubah diatas kolam



Tanggal: 15/11/2011
Unik D.L.
Email: unikdl@gmail.com

Friday, 11 November 2011

Tak semudah yang kukira

Banyak orang duduk disana
Dengan tatapan kosong
Ada yang menelepon,
Mainan handphone,
Menikmati asap rokok
Duduk terdiam
Ada yg menulis
Termenung
Tengok kanan tengok kiri
Tak ada pembicaraan antara mereka
Seperti...ada sesuatu yang ditunggunya

Kulewati beberapa orang
Tanpa permisi
Tanpa basa basi
Kucermati mobil tertutup itu
Tidak ada tanda-tanda
Apakah keliru?...
Kukelilingi...
Barangkali ada yang terbuka
Tempat ku bisa bertanya
Atau barangkali ada tulisan disana
Tiada jua

Di kejauhan
Ada 2 sosok petugas
Muncul secercah harapan
Ku menyapanya
Dengan penuh curiga
Siap-siap saja
Kena pajak tanpa tanda
Ahhh...
Setelah berapa lama
Masih menunggu juga
Ternyata...
Memang tak semudah yang kukira

Friday, 4 November 2011

Tertahan diujung lidah

Tak sebuah kata pun terucap
Bibir ini pun kelu
Hanya dada yang berkecamuk
Ingin kusampaikan
Segala yang tertahan...di ujung lidah

Ada perasaan tidak rela
Sayang
Kecewa
Iba...

Namun di sisi lain
Tak mau tahu
Bukan urusanku
Memangnya siapa...
Toh sudah besar
Harus bisa membedakan
Hal baik dan buruk
Boleh dan tidak boleh

Semakin hari semakin menggelitik
Karena semakin dekat
Di depan mata ini
Sampai kapan bisa ditahan?
Dan haruskah kutahan?
Kata-kataku...
Diujung lidah

Kupersembahkan

'Kupersembahkan lagu ini untuk... Mamaku
Yang menjaga aku
Sampai saat ini

Kunyanyikan lagu ini untuk ... Papaku
Yang membimbing aku
Selama hidup ini

Terima kasih oh Tuhan
Kau berikan kepadaku
Mama dan Papa
Yang sangat kusayangi

Terima kasih Mama Papa
Cintamu kepadaku
Yang tak berubah
Sampai slama-lamanua'

teduh terasa hati ini
Ketika kau nyanyikan lagu ini
Anakku...