Sunday, 3 June 2012

Untaian Kata Februari 2012 @KaryaCinta Tweet

♥ @unikdl ~ Pohon kehidupan,
dimana kata-katamu yang menyejukkan itu?
Ingin aku berteduh dibalik daunmu,
bersama lagu surga merindu.
(Feb 17, 2:30 AM via web )

Untaian Kata Maret 2012 @KaryaCinta Tweet

♥ @unikdl ~ Tak lagi kusebut namamu,
teman di alam mimpi.
Hanya kupegang halus katamu,
hai bidadari,
menutup lembaran biru --
cinta maya.
(Mar 16, 10:28 PM via web )

♥ @unikdl ~ Kutaburkan warna untuk menghalau rasa,
bukan karena mencari yang disebut tahta,
tapi agar ada pesona sebuah dinamika. 
(Mar 16, 10:26 PM via web )


♥ @unikdl ~ Derap langkah kuda semakin menjauh meninggalkan debu jalanan,
perlahan tertiup angin tanpa bekas,
menyisakan setitik harapan.
(Mar 13, 12:25 AM via web )

♥ @unikdl ~ Kupandang malam dalam deras rintik hujan,
melaju mengurai kabut,
kilat menyambar seakan menampar,
teringat cinta menungguku?
(Mar 10, 12:59 AM via web )

♥ @unikdl ~ Terang di ufuk timur tanda berawalnya kehidupan,
para penggarap berlari menuju pematang,
penuh harap akan sebuah nama --
aku?
(Mar 07, 1:03 AM via web )

♥ @unikdl ~ Kupejamkan mata ini,
melewatkan lagu syahdu tentangmu,
bergelora di dalam dada,
menutup lembaran biru,
masa lalu. 
(Mar 07, 1:48 AM via web)


♥ @unikdl ~ Benarkah dunia menyimpan warnanya sendiri?
Wahai suara titik hujan di tengah malam,
berikan warna cintamu,
nyala hatimu,
rindu.
(Mar 06, 1:33 AM via web )


♥ @unikdl ~ Ketika malam datang,
merpati putih memanggil sang bulan,
memberi lambaian dan sejuta kecupan
disaksikan bintang bintang.
(Mar 03, 2:55 AM via web )


Untaian Kata April 2012 @KaryaCinta Tweet

♥ @unikdl ~ Tak ada rasa;
hanya suara lembut dalam kenangan,
saatnya menutup lembaran hari --
kembali dalam sunyi
(Apr 05, 12:49 AM via web )


♥ @unikdl ~ Sang karya membuka suara menyampaikan desah semata,
menghadirkan tanda mata surga,
ditengah bintang maha cinta
(Apr 05, 1:12 AM via web )


♥ @unikdl ~ Katakan tidak padaku duhai bulan,
memang saatnya sudah tiba,
suara langkah-langkah kaki kian nyata,
aku kan siap disana
(Apr 03, 12:07 AM via web )


♥ @unikdl ~ Kata-kata mutiara mengalir dengan lembut,
menyentuh ujung-ujung kalbu,
mengusik rasa jenuh ketika aku menunggumu
(Apr 03, 12:07 AM via web )


♥ @unikdl ~ Dingin menyeruak kalbu,
terhampar wajah-wajah sayu,
menunggu dan menunggu,
hingga waktu kan berlalu,
menjemputku.
(Apr 02, 6:21 AM via web )

Untaian Kata Mei 2012 @KaryaCinta Tweet

♥ @unikdl ~ Mengalir bagaikan cinta,
berteduh di bawah atap bambu,
menjadi sunyi tatkala angin bertiup menggulung lautan,
tiada lagi nama.
(May 02, 2:08 AM via web )


♥ @unikdl ~ Satu kata rinduku menghapus seribu luka dan sejuta dendam,
saat dua dunia menjauh melewati batas antara hitam dan putih salju
(May 02, 3:18 AM via web )

Untaian terpotong

Untaian terpotong//www.pondokrenungan.com

Jatuh terurai satu demi satu
Untaian yang terpotong
Terlepas dari kaitan masa

Menjadi rangkaian terpatah dan terhempas
Berserakan dan bersatu dengan debu
Melayang tertiup angin
Menggapai dengan segenap tenaga
Meraih ranting-ranting patah
Tanpa arah
Meninggalkan kisah

Saat gema novena terlewatkan
Bagaikan sehelai rambut
Terpatahkan dari akarnya
Demikian pula seperti sang anak
Terpisah dari Bapanya
Bayi dari asuhan bundanya


Tanggal: 01/06/2012
unikdl
Email: unikdl@gmail.com

Hanya Sekejap Mata

Hanya Sekejap Mata//www.pondokrenungan.com

Sekejap mata aku tersenyum
Sekejap mata aku menangis
Sekejap mata pula aku bahagia

Lonceng berbunyi
Berdentang menggema
Suara penuh keagungan
Duduk aku bersila
Menapaki perjalanan waktu

Denyut nadi tertata
Hembusan nafas perlahan
Detak ini memecah keheningan
Alam cukup bersahabat
Tanpa tangis dan air mata

Kesadaran akan artinya waktu
Kemarin...hari ini...esok...
Bagaikan seutas tali pancang
Terikat oleh alfa dan omega
Tak ada ruang 'tuk menghindarinya

Kesempatan telah diberikan
Untuk memutar waktu
Menyamakan irama
Karena...
Semuanya hanyalah sekejap mata.


Tanggal: 04/02/2012
Unik D.L.
Email: unikgl@gmail.com

Saturday, 21 January 2012

Melintasi 3 in 1

Melintasi 3 in 1//www.pondokrenungan.com


Cerahnya pagi hari memberi harapan
Saat ayam berkokok
Tanda matahari telah mengintip

Satu hal tertanam dibenakku
Disiplin adalah nomor satu
Ketika jam menunjuk setengah tujuh
Suara ojek langganan memanggil
"Ayo...Saatnya bekerja..."

Ada yang menyapa
"Rajin sekali..."
Senyumku mengembang
Sambil menggendong buah hatiku
"Masih ada waktu setengah jam"

Disinilah tempatku berkarya
Berbatas waktu
Pagi...sore...
Semata-mata buat buah hatiku
Kantor pun tanpa atap
Tidak mengenal atasan dan bawahan
Hanya prinsip yang ada
"Saya hanya membantu"
Tertanam dalam hati
Untuk menepis rasa malu

Berbekal lambaian tangan
Dan dua jariku
Selanjutnya...
Mobil kan membawaku
Melintasi 3 in 1

(Untuk penjual jasa 3 in 1 di Jakarta)


Tanggal: 21/01/2012
unikdl
Email: unikdl@gmail.com

Untaian Kata Januari 2012 @KaryaCinta Tweet

♥ @unikdl ~ Hai bunda malam,
aku berikan tumpuan pada kedatanganmu,
enggan aku menapaki pagi,
embun pagi tidak bisa mengganti hadirmu.
(Jan 21, 3:22 AM via Twitter for iPad)

♥ @unikdl ~ Terpesona adalah kata lain dari pemujaan terhadap keindahan,
juga sebagai rasa syukur atas anugerah,
perwujudan rasa bahagia.
(Jan 19, 11:48 PM via Twitter for iPad)

♥ @unikdl ~ Bila terasa panas,
jangan kau sentuh.
Bila terasa dingin,
jangan kau buang.
Berikan sentuhan lembutmu duhai kekasih.
(Jan 19, 11:38 PM via Twitter for iPad)

Wednesday, 4 January 2012

Badai Salju

Badai Salju/www.pondokrenungan.com


Kututup muka ini dengan kedua tanganku
Menjauh dari pusaran
Menghanyutkan segala benda

Hamparan salju memelukku
Lembut bagai kapas
Meski tanpa kehangatan

Perlahan angin bertiup
Semakin kencang
Membawa terbang kapas putih
Bergumpal menarik semua benda
Terhuyung...
Dengan kedua tangan bersilang
Didepan muka siap melawan
Kakipun berdiri kokoh
Bak kuda-kuda seorang pendekar

Meskipun rambut memberontak
Berlari kesana kemari
Kuabaikan dengan mata terkatup
Dengan mulut menahan teriakan
Oh...tolong
Kencang sekali suara dalam hati
Hanya desah terdengar
Kemanakah harus berlari?
Mencari tempat berlindung

Kaki terpaku
Menahan beban diri
Ketika pusaran pun mendekat
Rasa takut kian mencekam
Inikah akhir sebuah cerita?
Ketika tanpa harapan
Dan lelah kaki ini bertahan
Terbawa arus bergelombang
Tiada seorangkun bisa melawan
Hanya terdiam menunggu
Badai salju kan berhenti
Dan membawaku kembali.


Tanggal 04/01/2012
unikdl
Email: unikdl@gmail.com

Monday, 2 January 2012

Perahu di tengah gelombang

Di laut lepas
Pandangan mata terarah
Perahu begeser merapat
Saat gelombang menghantam
Dan perahu terayun bergoncang keras
Menjauhi daratan

Nahkoda berteriak:
"Kendalikan haluan..."
Namun awak kapal ikut berteriak:
"Mana suaramu...tidak terdengar..."
Kembali ombak besar menghantam
Percikan air laut menggenangi buritan
Membuat lantai mudah tergelincir

Suara angin berhembus
Di tengah lautan mencekam
Seolah berharap gelombang selanjutnya
Awak kapal bersiaga
Menunduk ke bawah
Melihat baju nan lusuh
Terpaku pada sebuah kain
Akankah selendang putih ini
Yang kau tautkan saat di pelaminan
Kan utuh ketika kembali pulang