Badai Salju/www.pondokrenungan.com
Kututup muka ini dengan kedua tanganku
Menjauh dari pusaran
Menghanyutkan segala benda
Hamparan salju memelukku
Lembut bagai kapas
Meski tanpa kehangatan
Perlahan angin bertiup
Semakin kencang
Membawa terbang kapas putih
Bergumpal menarik semua benda
Terhuyung...
Dengan kedua tangan bersilang
Didepan muka siap melawan
Kakipun berdiri kokoh
Bak kuda-kuda seorang pendekar
Meskipun rambut memberontak
Berlari kesana kemari
Kuabaikan dengan mata terkatup
Dengan mulut menahan teriakan
Oh...tolong
Kencang sekali suara dalam hati
Hanya desah terdengar
Kemanakah harus berlari?
Mencari tempat berlindung
Kaki terpaku
Menahan beban diri
Ketika pusaran pun mendekat
Rasa takut kian mencekam
Inikah akhir sebuah cerita?
Ketika tanpa harapan
Dan lelah kaki ini bertahan
Terbawa arus bergelombang
Tiada seorangkun bisa melawan
Hanya terdiam menunggu
Badai salju kan berhenti
Dan membawaku kembali.
Tanggal 04/01/2012
unikdl
Email: unikdl@gmail.com
No comments:
Post a Comment