Kapan waktunya sampai/www.pondokrenungan.com
Dia berikanku sebuah lilin
Dan sebungkus korek api
Tuk berjalan menuju rumah
Dengan tepukan lembut di bahuku
Dia berpesan padaku
"Pulanglah dan sampai ketemu dirumah
Kuberikan lilin dan korek api sebagi bekal"
Aku tidak tahu jalan pulang
Hanya ada petunjuk
Yang tertutup dalam gelap
Maka kunyalakan lilin
Angin bertiup...
Terkadang pelan dan kadang kencang
Kubuat penutup untuk menjaganya
Perlahan kaki ini melangkah
Banyak bebatuan dan juga lubang
Sering kutersandung
Bahkan jatuh dan berdarah
Aku harus bangun dan berjalan lagi
Bila aku kesepian
Dan takut sendirian
Tiba-tiba dikirimnya teman
Untuk menemaniku dan membantuku
Banyak petunjuk di depan
Dengan semua resikonya
Bebas kumemilih
Dekat maupun jauh
Terjal maupun datar
Tinggi dan rendah
Semua itu pilihan
Tetap bertahan atau menyerah
Juga sebuah pilihan
Namun satu pertanyaanku
Kapan waktunya sampai
Tak seorangpun tahu
Tanggal: 05/12/2011
unikdl
Email: unikdl@gmail.com
No comments:
Post a Comment